Polimorfisme dalam Bioaktivasi Estrogen, Detoksifikasi dan Oksidativ Basa DNA pada Perbaikan Gen dan Resiko Kanker Prostat

  

 

Pada saat ini, kemungkinan pengaruh hormon pada kejadian kanker prostate difokuskan pada kejadian yang diperantarai oleh reseptor-mediated. Bagaimanapun, catechol estrogens, jika tidak diinaktivasi oleh catechol-O-methyltransferase (COMT), dapat menghasilkan reactive oxygen species (ROS) dalam jumlah besar, ROS dapat menyebabkan kerusakan spectrum yang meliputi lesi oxidative basa DNA, yang dapat menyebabkan mutasi yang tidak dapat balik (irreversible) jika tidak diperbaiki oleh sistem base excision repair (BER). hOGG1 adalah kunci enzim pada rantai pendek BER karena dapat mengenali bentuk paling umum dari kerusakan oxidative basa DNA, 8-hydroxyguanine (8-oxo-dG). Untuk menelusuri kemungkinan respon yang tidak di mediasi oleh reseptor, dan di evaluasi dengan melihat hubungan antara COMT Vall58Met dan hOGG1 Ser326Cys polimorfisme dan kanker prostate dalam pasangan basa menggunakan study kasus control pada keluarga (439 kasus kanker prostate, 479 kontrol saudara). Kami mengamati bahwa tidak ada yang perlu dicatat antara polimorfisme dengan resiko kanker prostate dalam semua populasi studi. Bagaimanapun, diantara pria dengan resiko yang lebih besar terhadap kanker prostate, genotipe hOGG1 326 Cys/Cys dapat dihubungkan dengan kejadian penyakit (OR= 0.30; 95% ; CI = 0.09–0.98). kombinasi antara lower-activity genotipe CYP1B1 432 Leu/Leu atau Leu/Val (yang dapat mengurangi level cathecol estrogen dan menghasilkan ROS) dengan genotipe hOGG1 326 Cys/Cys dan genotipe XRCC1 399 Arg/Arg atau Arg/Gln (yang dapar meningkatkan BER) lebih lanjut dapat mengakibatkan resiko Caucasian, penyakit yang lebih ganas (OR= 0.09; 95% CI = 0.01–0.56). dengan memasukkan high-aktivity alel COMT 158Val untuk mengkombinasikannya dapat juga menurunkan resiko kanker prostate tapi efeknya tidak terlalu kuat (OR=0.20; 95% CI = 0.05–0.88). pengurangan resiko diamati dengan genotipe hOGG1 326 Cys/Cys untuk menegaskan hasil secepatnya dan mengurangi resiko lebih lanjut ditentukan dengan kombinasi antara genotipe CYP1B1 (432Leu/Leu atau Leu/Val)-hOGG1 (326 Cys/Cys)-XRCC1 (Arg/Arg atau Arg/Gln) dapat memberikan pengertian baru pentingnya menghasilkan ROS dari mekanisme estrogenic reseptor-mediated dalam kanker prostate yang lebih ganas.

 

 

 

Ungkapkan pendapat Anda